Satu Keluarga di Pandaan Resah Dapat Teror Oleh Bank Koperasi Tagih Nasabah Sakit Parah

PASURUAN, CBN-INDONESIA.COM – Sebuah Video berdurasi sekitar 2,21 detik terlihat dua orang diduga pegawai Koperasi simpan pinjam ( PT Kemuning Persada) yang berkantor Jalan Kahuripan Desa Sumput Kecamatan Kab Sidoarjo Jawa Timur, diduga melakukan penagihan dengan cara-cara intimidasi dan saat melakukan penagihan tidak tau waktu hingga malam tiba (Waktu Sholat Magrib), sampai-sampai lompat pagar saat hendak ketok pintu demi memasuki rumah nasabah bernama Sunariyah (53),
Warga Dusun Kedondong Desa Sumbergedang Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan,
yang sedang sakit parah.

Diketahui, Nasabah yang bernama Sunariyah wanita usia 53 tahun ini memang pernah berhutang dengan nominal 2 juta rupiah dengan sisah hutang Rp 880.000 ribu rupiah. Namun naasnya Sunariyah sedang mengalami sakit parah, diduga mengidap sakit kangker di bagian ketiak hingga dilakukan operasi di Rumah Sakit.

Menurut keterangan Keluarga Sunariyah” FR saat di konfirmasi oleh awak media CBN-INDONESIA, ibu mertua saya ini memang sedang sakit parah mas, habis operasi, akhirnya yang bertanggung jawab ya saya, tapi kan kalau bisa mengunjungi rumah kami itu ya yang sopan, Jangan sampai lompat pagar, di tengah jam-jam sholat magrib apa lagi rumah saya berdekatan dengan Mushollah, Jamnya pun juga larut malam tetap saja nekat,”Ungkapnya,

Saya ya gak habis pikir hutangnya itu nilainya berapa kan cuma tinggal 880 ribu, tapi nekat mengancam-ngancam saya dan keluarga akan melakukan menyita barang sebagai jaminan tunggakan hutang ibu saya dan bahkan mau di bawah ke jalur hukum. “Katanya.

Saya berharap, kalau pegawai Koperasi itu kalau datang yang sopan, apa lagi ibu saya sedang sakit, tetap akan saya perjuangkan, agar lunas tapi cara-caranya tolong yang baik, sebelum saya lapor ke pihak berwajib, karena masuk rumah kami dengan naik ke pagar.” jelasnya”

Awak media juga mencoba melakukan penelusuran ke pihak terkait dengan mencoba menghubungi pihat Koperasi ( PT Kemuning Persada) koperasi yang berkantor Jalan Kahuripan Desa Sumput Kecamatan Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur, melalui pesan singkat Whatsap telepon diduga Nomor dari pihak terkait dengan nomor 0838***115
Kami ini bukan bank, kami PT Koperasi, Gini pak, saya ketok-ketok gak di bukak, jadi nasabahnya ini “Bangsat Pak, kelakuannya, kita uda 4 jam 3 jam duduk di situ nungguin dia, dia gak keluar-keluar, apa perlu saya ketemu nasabahnya biar kita konfirmasi. Selasa (6/01/2026)

Lanjut, “Saat di tanya oleh awak media, apakah prosedur lompat pagar bisa di benarkan, Jawab” Tidak di benarkan pak, tapi kan kami tidak memasuki rumah, cuma halaman. SOP kami tidak memasuki rumah nasabah, menurut saya teras itu bukan rumah, itu halaman dia pak, bukan rumahnya, saya gak masuk rumahnya pak, tidak ada barang berharga juga di teras itu, SOP kita pak, Kita tidak boleh masuk rumah kalau tidak ada orangnya itu namanya maling, jadi seperti itu ya pak, kita kenapa pak masuk dalam pagarnya, ada orang nya di dalam pak. Sebelum nya kita panggil-panggil lampunya dihidupkan, kita panggil-panggil lagi lampu dimatikan, kita masuk pagarnya itu bukan tinggi pak cuma satu meter, “Katanya Pagawai Koperasi. (Yes/Red)

Our Visitor

1 3 7 0 8 5
Users Today : 20
Views Today : 47
Total views : 482218
Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Berita lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *