Sempat Kirim Pesan WA “Tolong Jemput, Aku Dicekoki Miras”

PASURUAN, CBN INDONESIA.COM – Kematian seorang pemandu lagu (LC) berinisial YS alias Ella (38) asal Sidoarjo di Kota Pasuruan menyisakan teka-teki. Pasalnya, korban sempat mengirim pesan minta tolong sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Peristiwa bermula Minggu (1/11/2026) malam. Korban berada di Kafe Love Story, Kelurahan Kandang Sapi, Kecamatan Panggungrejo, sejak pukul 21.00 WIB bersama sejumlah rekan pria.

Menurut sumber di lapangan, korban kemudian mengirim pesan WhatsApp kepada rekannya.”Tolong jemput aku, aku sudah dicekoki miras dan diperlakukan tidak senonoh,” ujar Ella dalam pesan WA yang dikutip rekan korban.

Karena menolak, korban diduga mendapat perlakuan kasar.
“Korban diduga sempat dipukul oleh pria satu meja di Kafe Love Story,” ungkap sumber yang meminta namanya tidak disebutkan.

Sekitar pukul 00.30 WIB, tiga rekan korban berinisial MS, MH, dan SF datang menjemput. Korban dibawa ke Kafe 86 di Jalan Ir. H. Juanda, Bugul Kidul, dalam kondisi menangis dan mabuk berat.

Saksi di lokasi menyebut kondisi korban terus menurun.

“Setibanya di depan Cafe 86, korban jatuh tersungkur dan tidak sadarkan diri. Kami panik langsung bawa ke RSUD,” kata MH, salah satu saksi.

Tim medis RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan menyatakan korban sudah tidak bernafas saat tiba.

TEMUAN VISUM & DESAKAN PUBLIK

Hasil visum sementara dikabarkan menemukan indikasi pendarahan dari mulut dan luka memar. Keluarga di Sidoarjo dikabarkan menolak autopsi.

Kasus ini memantik desakan publik:

“Kami mendesak Polres Pasuruan Kota mengusut tuntas. Ini nyawa manusia, harus transparan apakah ada penganiayaan dan siapa yang terlibat,” ujar salah satu warga.

Sorotan juga mengarah ke legalitas operasional Kafe Love Story dan Kafe 86 di Kota yang berjuluk Kota Santri.

Hingga kini, CBN Indonesia masih menunggu keterangan resmi Polres Pasuruan Kota.

Penulis: Yudha Eko Saputra
Redaksi: CBN Indonesia

Catatan Redaksi: Semua pihak yang disebutkan dalam berita ini memiliki hak jawab. Dugaan keterlibatan oknum masih dalam proses verifikasi aparat. Berita ini akan terus diperbarui.

Sumber Awal: http://realitapublik.id

Our Visitor

1 6 0 2 0 2
Users Today : 19
Views Today : 28
Total views : 588057
Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Berita lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *